
Pemilihan umum, merupakan sebuah pesta demokrasi KATANYA.........tapi apakah kita semua sadar berapa dana yang dihabiskan setiap PEMILU????...Luar Biasa bisa mencapai jutaan bahkan triliyunan rupiah. APAKAH itu semua tidak merupakan salah satu pemborosan.....Mungkin untuk sebuah pemilihan presiden memang layak, TAPI apakah untuk PILKADA????
Dalam 5 tahun lebih dari 100 pilkada di Indonesia khususnya, mulai dari pemilihan walikota, bupati, sampai dengan gubernur yang tentunya menghabiskan dana ratusan sampai miliyaran rupiah. Apakah bukan merupakan suatu PEMBOROSAN??? apakah tidak sebaiknya sistem pemilihan kepala daerah dikembalikan seperi dulu....
Akan kah lebih baik jika dana yang sekian buaaanyak itu di gunakan untuk mensejahterakan rakyat miskin, digunakan untuk menutupi hutang negara, digunakan untuk melestarikan lingkungan, melestarikan satwa, digunakan untuk membangun pengolahan
minyak mentah di Indonesia supaya di saat harga minyak dunia naik malah akan menaikkan pendapatan negara bukan sebaliknya untuk menaikkan BBM yang semakin mencekik rakyat jelata dan seterusnya.....
Bukankah dana itu lebih baik digunakan seperti itu dari pada digunakan untuk pilKADA yang rawan akan kecurangan politik, rawan akan kerusuhan, rawan akan korupsi, bahkan bisa dibilang sebagian besar yang KAYA akan menang dengan kampanye yang wuuahhh dan uang suap untuk mencoblos dirinya....
MMM....ini hanya sebuah opini seorang mahasiswa...jika ada yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan. Tapi coba pikirkanlah sebuah opini INI Benar tiDaK yA...
Dalam 5 tahun lebih dari 100 pilkada di Indonesia khususnya, mulai dari pemilihan walikota, bupati, sampai dengan gubernur yang tentunya menghabiskan dana ratusan sampai miliyaran rupiah. Apakah bukan merupakan suatu PEMBOROSAN??? apakah tidak sebaiknya sistem pemilihan kepala daerah dikembalikan seperi dulu....
Akan kah lebih baik jika dana yang sekian buaaanyak itu di gunakan untuk mensejahterakan rakyat miskin, digunakan untuk menutupi hutang negara, digunakan untuk melestarikan lingkungan, melestarikan satwa, digunakan untuk membangun pengolahan
minyak mentah di Indonesia supaya di saat harga minyak dunia naik malah akan menaikkan pendapatan negara bukan sebaliknya untuk menaikkan BBM yang semakin mencekik rakyat jelata dan seterusnya.....Bukankah dana itu lebih baik digunakan seperti itu dari pada digunakan untuk pilKADA yang rawan akan kecurangan politik, rawan akan kerusuhan, rawan akan korupsi, bahkan bisa dibilang sebagian besar yang KAYA akan menang dengan kampanye yang wuuahhh dan uang suap untuk mencoblos dirinya....
MMM....ini hanya sebuah opini seorang mahasiswa...jika ada yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan. Tapi coba pikirkanlah sebuah opini INI Benar tiDaK yA...

1 komentar:
ya ya ya ya a yayaya
subjectivity law berlaku disini bUng ^o*
peNdanaan PILKADA gag bisa lepas dari konspirasi korupsi pejabat ntu sendiri,,
tatanan kepemerintahan yang gag jelas ,,maap maksudna belum jelas,,,aliran dana ntu sendiri gag terjelaskan,,,
yah begitulah,,,
tidak perlu diabahs panajng2 intinya y gtu2 ae,,,
so,,
ni tugas na kita,,,
agent of change betindak,,,
Viva vet ^0*
wiD,,nGisi'o comment ndek bLog Q yOw ^^
he2,,,
gBu
Posting Komentar