Rabu, 09 Juli 2008

PeMilu oH...pemiLU


Pemilihan umum, merupakan sebuah pesta demokrasi KATANYA.........tapi apakah kita semua sadar berapa dana yang dihabiskan setiap PEMILU????...Luar Biasa bisa mencapai jutaan bahkan triliyunan rupiah. APAKAH itu semua tidak merupakan salah satu pemborosan.....Mungkin untuk sebuah pemilihan presiden memang layak, TAPI apakah untuk PILKADA????

Dalam 5 tahun lebih dari 100 pilkada di Indonesia khususnya, mulai dari pemilihan walikota, bupati, sampai dengan gubernur yang tentunya menghabiskan dana ratusan sampai miliyaran rupiah. Apakah bukan merupakan suatu PEMBOROSAN??? apakah tidak sebaiknya sistem pemilihan kepala daerah dikembalikan seperi dulu....

Akan kah lebih baik jika dana yang sekian buaaanyak itu di gunakan untuk mensejahterakan rakyat miskin, digunakan untuk menutupi hutang negara, digunakan untuk melestarikan lingkungan, melestarikan satwa, digunakan untuk membangun pengolahan minyak mentah di Indonesia supaya di saat harga minyak dunia naik malah akan menaikkan pendapatan negara bukan sebaliknya untuk menaikkan BBM yang semakin mencekik rakyat jelata dan seterusnya.....

Bukankah dana itu lebih baik digunakan seperti itu dari pada digunakan untuk pilKADA yang rawan akan kecurangan politik, rawan akan kerusuhan, rawan akan korupsi, bahkan bisa dibilang sebagian besar yang KAYA akan menang dengan kampanye yang wuuahhh dan uang suap untuk mencoblos dirinya....

MMM....ini hanya sebuah opini seorang mahasiswa...jika ada yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan. Tapi coba pikirkanlah sebuah opini INI Benar tiDaK yA...

Jumat, 04 Juli 2008

Kamis, 03 Juli 2008

AKSI RUSUH MAHASISWA



Mahasiswa???? sebuah kata itu tidak asing lagi di telinga kita semua. Ya bisa dibilang merupakan simbol sebuah intelektualitas, simbol sebuah jati diri bangsa, simbol sebuah puncak pendidikan, dan seterusnya. Namun faktanya apa yang dilakukan teman - teman mahasiswa baru - baru ini terkait dengan demo rusuh BBM yang masih hangat dibicarakan, teman - teman mahasiswa mengapresiasikan protes dengan menghancurkan fasilitas - fasilitas umum, bentrok dengan aparat negara, membuat kemacetan panjang, dan yang paling brutal adalah merobohkan pagar gedung DPR yang baru saja dibangun beberapa tahun dengan biaya miliaran yang tentu saja biaya pembangunannya juga dari RAKYAT!!!!!!!!Apa pantas dibilang sebagai simbol intelektualitas, apa pantas dibilang simbol puncak pendidikan....tidak!!!

Seharusnya kerusuhan demo BBM itu tidak perlu terjadi jika saja mahasiswa yang mempunyai intelektual mampu berpikir dengan jernih. pakah dengan merusak fasilitas negara dapat merubah harga BBM, sebaliknya untuk membangun fasilitas negara itu kembali rakyatlah yang dirugikan. Apapun alasannya itu merupakan alasan bunuh diri....Bukan begitu caranya untuk mengemukakan pendapat jika memang mahsiswa intelektual mereka dapat berpikir jernih dan melakukan aksi damai. Mereka akan berpikir bagaimana caranya suara mereka dapat dengarkan pejabat - pejabat negara. Aksi Rusuh mahasiswa terkait dengan demo BBM kemaren memang mencoret nama baik mahasiswa yang dianggap mempunyai intelektual. Pelaku - pelaku demo rusuh kemaren memang mahasiswa - mahasiswa MAPALA mahasiswa paling lama atau bisa dibilang angkatan lama yang tidak lulus - lulus, bahkan dari universitas - universitas yang bisa dibilang non unggulan. Mereka merupakan mahasiswa - mahasiswa yang tidak jelas, yang dengan mudah dihasut dan di sponsori oleh segelintir orang yang mempunyai kepentingan politik. Tidak ada mahasiswa - mahasiswa UI, IPB, ITB, dst universitas - universitas unggulan. Tapi aksi mereka telah mencemarkan nama baik mahasiswa. Semoga teman - teman mahasiwa dapat berpikir dengan lebih bijak sebelum bertindak. Buktikan Kalau MAHASISWA memang merupakan simbol intelektual.........

Created by : wd3_vet

Selasa, 01 Juli 2008

tugas anatomi gue


Nervus Cranialis

No

Nama Syaraf

Asal Keluar

Tipe

Jalur keluar

Pusat

I

Olfaktorius

Otak bagian ventral

Sensoris

Lamina fibrosa

Otak bagian ventral

II

Opticus

Otak bagian ventral

Sensoris

Foramen opticum

Otak bagian ventral

III

Oculomotorius

Mesenchepalon (pedunculus cerebri)

Motoris dan parasimpatis

Foramen orbitale

Otak bagian ventral

IV

Trochlearis

Otak bagian dorsal

Motoris

Sulcus posterior quadregimina

Otak bagian dorsal

V

Trigeminus

Mesenchepalon

(qorpora quadregimena sisi lateral)

Campuran

Orbito rotundum, orbitalis, laserum post. Foramen ovale

Otak bagian ventral

VI

Abduces

Ventral medulla oblongata

Motoris

Foramen orbitale

Otak bagian ventral

VII

Facialis

Ventral medulla oblongata

Campuran dan parasimpatis

Corpus mesoideum

Otak bagian ventral

VIII

Vestibulocochlearis/statoacusyicus

Ventral medulla oblongata

Sensoris

Corpus trapesodium, miatus acosticus internus, foramen stylohyoideus

Otak bagian ventral

IX

Glosopharingeus

Ventral medulla oblongata

Campuran dan parasimpatis

Corpus trapesodium, miatus acosticus internus, foramen stylohyoideus

Otak bagian ventral

X

Vagus

Ventral medulla oblongata

Campuran dan parasimpatis

Foramen jugularis

Otak bagian ventral

XI

Accesorius

Ventral medulla oblongata

Motoris


Otak bagian ventral

XII

Hypoglosus

Ventral medulla oblongata

Motoris

Foramen hypoglosus

Otak bagian ventral

Nervi spinale ayam

Nervi spinal

Ayam

Ni. cervicales

8

Ni. Thoracalis

7-8

Ni. Lumbalis

1

Ni. Sacralis

14

Ni. coccygea

2-3

Berikut adalah pembagian cabang – cabang nervi spinalis ayam:

Fila Radicularia

Rdx. dorsalis

Ganglion radiculare dorsale (ganglion spinale)

Rdx. ventralis

Ramus dorsalis

Ramus Ventralis

Rami communicantes

Ramus meningeus

Nn. Cervicales

Rr. Dorsales

Rr. Musculares

Nn. Cutanei doraslis

Plexus cervisales dorsalis

Rr. Ventrales

Rr. Musculares

Nn. Cutanei cervicales ventralis

Connexus cum n. faciali

N. cutaneus colli

Connexi cum n. hypoglosso

Pleksus Brachialis

Rr. Musculares

Pleksus brachialis accesorius

N. cutaneus omalis

Rdxx. Plexus

Trunci plexus

Fasciculi plexus

Fasciculus dorsalis

N. Anconealis

Fasciculus ventralis

N. subscapularis

N. subcocracoscapularis

N. axillaris

Rr. Muscularis

N. cutaneus axillaris

N. radialis

Rr. Musculares

N. Cutaneus brachialis dorsalis

N. propatagialis dorsalis

N. cutaneus antebrachialis dorsalis

R. superficialis

Rr. Postpatagialis

R. profundus

Rr. Carpales dorsalis

R. alularis

Nn. Metacarpales dorsales

Rr. Postpatagiales

Rr. Digitales

N. supracoracoideus

N. pectoralis

N. pectoralis cranialis

Rr. Musculares

Nn. Cutanei pectorals

N. pectoralis caudalis

Rr. Musculares

Nn. Cutanei abdominalis

N. bicipitalis

Rr. Propatagiales

N. medianoulnaris

N. cutaneus brachialis ventralis

N. medius

Rr. Musculares

Nn. Propatagialis ventralis

R. superficialis

R. profundus

Rr. Carpales ventrales

R. alularis

Nn. Metacarpals ventrales

Rr. Postpatagiales

Rr. Digitales

N. cutaneus antebrachialis ventralis

N. ulnaris

Rr. Musculares

N. cutaneus cubiti

R. caudalis

R. cranialis

Rr. Postpatahiales

Rr. Metacarpales ventrales

Rr. Digitales

Nn. thoracici

Rr. Dorsales

Rr. Ventrales

Nn. Intercostales

Rr. Cutanei

Rr. Musculares

Nn. Synsacrales

Plexus lumbosacralis

Rdxx. Plexus

Trunci plexus

Plexus lumbaris

N. cutaneus femoralis lateralis

N. cutaneus femoralis medialis

N. cutaneus cruralis cranialis

N. pubicus

N. femoralis

N. cutaneus femoralis cranialis

N. coxalis cranialis

Rr. Musculares

N obturatorius

R. obturatorius medialis

R. obturatorius lateralis

Plexus sacralis

N. coxalis caudalis

N. cutaneus femoralis caudalis

Rr. Musculares

Connexus caudalis

N. ischiadicus

N. tibialis

N. suralis lateralis

N. suralis medialis

N. interosseus

N. cutaneus suralis

N. plantaris medialis

N. metatarsalis plantaris

N. parafibularis (parapenous)

N. plantaris lateralis

N. metatarsalis plantaralis

R. digitalis

Rr. Musculares

N. fibularis (poreneus)

N. fibularis superficialis

Nn. Metatarsals dorsales

Rr. Digitales

Pleksus pudendus

N lateralis caudae

Rr. Venti

Rr. Musculares

Rr. Cutanei

Connexus caudalis

N. intermedius caudalis

N. pudendus

Rr. Musculares

Rr. Proctodeales

Rr. Cutanei

Nn. Caudalis

Pleksus caudalis

N. medialis caudae

N. bulbi rectricum

Rr. Musculares

Rr. Cutanei

Rr. Glandulae uropygealis

Pleksus Brachialis

Pleksus Brachialis, dibentuk oleh cabang ventral nervi cervicalis 6,7,8 dan nervi thoracalis 1,2. Cabang – cabangnya adalah

1

n. suprascapularis (berasal dari cervicales VI dan VIII)

2

n. subscapularis

3

n. pectoralis

4

n. musculocutaneus

5

n. axillaris

6

n. radialis

7

n. ulnaris

8

n. medianus (berasal dari cervicales VIII)

9

n. thoracicus (cabang langsung dari ventral dari ni. Cervicales VII dan VIII)

10

n. thoracodorsalis (berasal dari ni. Cervicales VIII)

11

n. thoracica lateralis (berasal dari n.cervicales VIII dan ni. Thoracalis I dan II)

ü Ni. Thoracalis memiliki cabang dorsal dan cabang ventral. Cabang dorsalnya bercabang ke medial dan lateral. Cabang ventralnya adalah n. intercostalis dan n. costoabdominal

ü Ni. Lumbalis mempunyai cabang dorsal dan cabang ventral. Cabang ventralnya adalah

1

n. iliohyposgastrica cranial

2

n. iliohyposgastrica caudal

3

n. ilioinguinalis

4

n. genitofemoralis

5

n. femoralis cutaneus lateralis

6

n. femoralis cutaneus lateralis

7

n. femoralis berasal dari lumbalis IV selanjutnya menjadi n. Saphenus

8

n. obturatorius berasal dari lumbalis IV, V, VI

Pleksus Lumbosacralis

Pleksus lumboosacral merupakan gabungan cabang ventral dan nervi lumbalis VI, VII dan sacralis I dan II. Cabang – cabangnya adalah :

1

n. gluteus cranialis berasal dari lumbalis VI, VII, dan Sacralis I

2

n. gluteus caudalis berasal dari lumbalis VI, VII, dan Sacralis I

3

n. femoralis cutaneus caudalis

4

n. ischiaticus

5

n. fibularis

ü Ni. Sacralis mempunyai cabang n. Pudenda yang bercabang lagi menjadi n. perineal profundus, n. perineal superfisial, n. rectus caudalis untuk rektum.

ü Ni. Caudalis melepaskan cabang – cabang untuk daerah ekor